Skip to content Skip to sidebar Skip to footer


QnA Rekam Medis

rekam medis, gaji rekam medis, isi rekam medis

Apa itu Rekam Medis?

Menurut Permenkes Nomor 269 Tahun 2008 Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien.

Apa Saja Jenis Rekam Medis?

Rekam medis harus dibuat secara tertulis, lengkap dan jelas atau secara elektronik. Penyelenggaraan rekam medis dengan menggunakan teknologi informasi elektronik diatur lebih lanjut dengan peraturan tersendiri.

Apa Saja Isi Rekam Medis?

Isi Rekam Medis dapat dibedakan berdasarkan jenis pelayanan berikut :

a. Rekam Medis Pasien Rawat Jalan

Isi rekam medis untuk pasien rawat jalan pada sarana pelayanan kesehatan sekurang-kurangnya memuat :

  1. identitas pasien;
  2. tanggal dan waktu;
  3. hasil anamnesis, mencakup sekurang-kurangnya keluhan dan riwayat penyakit;
  4. hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medik;
  5. diagnosis;
  6. rencana penatalaksanaan;
  7. pengobatan dan/atau tindakan;
  8. pelayanan lainyang telah diberikan kepada pasien;
  9. untuk pasien kasus gigi dilengkapi dengan odontogram klinik; dan
  10. persetujuan tindakan bila diperlukan.

b. Rekam Medis Pasien Rawat Inap

Isi rekam medis untuk pasien rawat inap dan perawatan satu hari sekurang-kurangnya memuat:

  1. identitas pasien;
  2. tanggal dan waktu;
  3. hasil anamnesis, mencakup sekurang-kurangnya keluhan dan riwayat penyakit;
  4. hasil pemerisaan fisik dan penunjang medik;
  5. diagnosis:
  6. rencana penatalaksanaan;
  7. pengobatan dan/atau tindakan;
  8. persetujuan tindakan bila diperlukan;
  9. catatan observasi klinis dan hasil pengobatan.
  10. ringkasan pulang (discharge summary);
  11. nama dan tanda tangan dokter, dokter gigi, atau tenaga kesehalan tertentu yang memberikan pelayanan kesehatan;
  12. pelayanan lain yang dilakukan oleh tenaga kesehatan tertentu; dan
  13. untuk pasien kasus gigi dilengkapi dengan odontogram klinik.

c. Rekam Medis Pasien Gawat Darurat

Isi rekam medis untuk pasien gawat darurat sekurang-kurangnya memuat:

  1. identitas pasien;
  2. kondisi saat pasien tiba di sarana pelayanan kesehatan;
  3. identitas pengantar pasien;
  4. tanggal dan waktu;
  5. hasil anamnesis, mencakup sekurang-kurangnya keluhan dan riwayat penyakit;
  6. hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medik;
  7. diagnosis;
  8. pengobatan dan/atau tindakan;
  9. ringkasan kondisi pasien sebelum meninggalkan pelayanan unit gawat darurat dan rencana tindak lanjut;
  10. nama dan tanda tangan dokter, dokter gigi, atau tenaga kesehatan tertentu yang memberikan pelayanan kesehatan;
  11. sarana transportasi yang digunakan bagi pasien yang akan dipindahkan ke sarana pelayanan kesehatan lain; dan
  12. pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien.

d. Rekam Medis Pasien Bencana

Bencana alam, adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. Peristiwa alam dapat berupa banjir, letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, badai salju, kekeringan, hujan es, gelombang panas, hurikan, badai tropis, taifun, tornado, kebakaran liar. Bencana Juga dapat berupa bencana non-alam contoh Pandemi Covid-19.

Isi rekam medis pasien dalam keadaan bencana sama dengan isi rekam medis darurat dan ditambah dengan:

  1. jenis bencana dan lokasi di mana pasien ditemukan; 
  2. kategori kegawatan dan nomor pasien bencana masal; dan 
  3. identitas yang menemukan pasien;

e. Isi Rekam Medis Lainnya

  1. Isi rekam medis untuk pelayanan dokter spesialis atau dokter gigi spesialis dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. 
  2. Pelayanan yang diberikan dalam ambulans atau pengobatan masal dicatat dalam rekam medis sesuai ketentuan sebagaimana diatur pada ayat (3) dan disimpan pada sarana pelayanan kesehatan yang merawatnya.

Apakah Rekam Medis termasuk tenaga Paramedis?

Apakah Perekam Medis termasuk tenaga medis? atau tenaga Paramedis? Jawabannya Bukan kedua-duanya. Berikut penjelasannya, Berdasarkan Undang-Undang No. 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan Tenaga medis meliputi: dokter, dokter gigi, dokter spesialis dan dokter gigi spesialis (Pasal 11: 2). Sedangkan untuk istilah tenaga Paramedis tidak disebutkan dalam Undang-Undang No. 36 tahun 2014 akan tetapi setiap tenaga kesehatan memiliki Profesi masing-masing. Misalnya: Tenaga psikologi klinis (psikologi klinis), Tenaga keperawatan (perawat dan perawat spesialis, Tenaga kebidanan (bidan), Tenaga kefarmasian (apoteker dan tenaga teknik kefarmasian), dll.

Lalu untuk Tenaga Perekam Medis? Tenaga Rekam Medis termasuk pada jenis Tenaga Kesehatan Keteknisian Medis (perekam medis dan informasi kesehatan, tenik kardiovaskuler, teknisi pelayanan darah, refraksionis optisien/optometris, teknisi gigi, penata anastesi, terapis gigi dan mulut, dan audiologis). Atau dapat disimpulkan Perekam  Medis  berkedudukan  sebagai  pelaksana  teknis fungsional  di  bidang  pelayanan  rekam  medis informasi kesehatan pada sarana kesehatan.

Apa Organisasi Profesi Perekam Medis?

Organisasi Profesi Perekam Medis adalah Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia yang disingkat PORMIKI dibentuk pada tanggal 18 Februari 1989. 

Situs web : https://pormiki.or.id

Rekam Medis Kerjanya Apa dan dimana?

Peluang kerja untuk perekam medis (Lulusan D3 dan D4 RMIK) sangat luas, diantaranya yakni di instansi : PNS. Rumah Sakit Umum. Rumah Sakit Khusus, Rumah Sakit Swastaa, Klinik, dll.

Apa Pentingnya Rekam Medis?

Rekam medis terdiri dari catatan-catatan data pasien yang dilakukan dalam pelayanan kesehatan. Catatan-catatan tersebut sangat penting untuk pelayanan bagi pasien karena dengan data yang lengkap dapat memberikan informasi dalam menentukan keputusan baik pengobatan, penanganan, tindakan medis dan lainnya.

Mengapa pemberi pelayanan kesehatan wajib membuat rekam medis?

Berkas rekam medis juga menyediakan data untuk membantu melindungi kepentingan hukum pasien, dokter dan penyedia fasilitas pelayanan kesehatan. Catatan ini juga menyediakan data yang dapat melindungi kepentingan hukum pasien dalam kasus-kasus kompensasi pekerja, kecelakaan pribadi atau malpraktek.

Berkas rekam medis milik siapa?

Menurut Permenkes 269 Tahun 2008 Pasal 12, Berkas rekam medis adalah milik sarana pelayanan kesehatan. Sedangkan Isi rekam medis merupakan milik pasien.

Berapa Gaji Tenaga Perekam Medis?

Menurut situs indeed.com rata-rata gaji untuk staf rekam medis adalah Rp 3.772.556 per bulan di Indonesia.